DI KEJAR RASA BERSALAH AKIBAT DUSTA CINTA ELAS

 Gunung kencana barat adalah sebuah desa kecil yang tenang, tentram, aman dan harmonis hubungan antara setiap penduduknya.

Sabiel adalah salah satu anak asli gnb ( gunung kencana barat ) yang mulai beranjak dewasa, kelas  dua sma waktu itu, sabiel seperti hampir kebanyakan pemuda lainnya di kampung itu selalu berkumpul kalau malam di pos ronda yang menjadi tempat nongkrong favorit kaum muda dan tidur di rumah siapa aja yang bisa di inepi.

Ketika itu yang sering mereka inepi adalah rumah salah satu warga yang terbuat dari kayu dengan lantai bambu yang di cacag dan dinding bilik bambu yang kalau malam angin selalu masuk dari ratusan lubang lubang kecil di tiap lembar bilik bambu.

Ketika pagi datang sabiel terbangun dari tidurnya ketika memdengar suara ketawa ketiwi dari arah dapur dengan penuh rasa penasaran sabiel mengintip dari pintu yang sedikit terbuka. Mata sabiel menatap satu demi satu dari beberapa orang gadis yang lagi pada bercanda di dapur sambil dalam hatinya bergumam   oh... anak anak temennya yang punya rumah.......

Tapi sabiel kembali mengintip dan menatap satu wajah yang memang ga asing  hanya bikin penasaran hati sabiel

Aku ga nyangka ternyata dia sudah besar...dalam hati sabiel berkata...

Sabiel membuka pintu dapur sambil berkata

Numpang cuci muka.....

Silahkan...... anak yang punya rumah menjawab

Sabiel menuju kamar mandi dan cuci muka

Sabiel kembali berucap

Lagi pada ngapain.......

Lagi ngobrol aja...... kata salah satu gadis

Tanpa sengaja pandangan mata sabiel tertuju sama satu gadis yang paling cantik diantara mereka, dan ternyata gadis itupun lagi memandang ke arah sabiel....   mereka saling berpandangan...tatapan mata yang bening membiat hati sabiel bergetar.....

Kamu elas?....... sabiel bertanya...

Iya.... kata gadis itu

Gadis itu ternyata benar elas namanya

Kulitnya putih, wajahnya cantik dengan alis mata yang tebal bulu mata yang lentik bibir tipis memerah walaupun tanpa goresan lipstik dan ada kumis tipis menambah kesempurnaan kecantikan gadis itu.

Sabiel neranjak keluar untuk pulang kerumah dan berangkat sekolah karna waktu itu sabiel kelas tiga sma di sekolah yang jaraknya cukup jauh dari rumahnya sekitar 12 kilo meter.

Seperti biasa selepas magrib sabiel belajar ngaji di salah satu tempat belajar ngaji alquran di kampungnya, setelah pulang belajar ngaji sabiel kumpul sama anak anak di pos ronda, dan malam itu sabiel mengajak salah satu temennya pergi ke rumah yang biasa dia nginep.

Sesampai nya di rumah itu sabiel dan temennya masuk dan ternyata di dalam lagi ada elas yang lagi main sama anak gadis pemilik rumah

Hai.... elas  kata sabiel

Hai.....

Lagi ngapin.... kata sabiel

Main aja..... elas menjawab

Dan tanpa sengaja mereka berempat ngobrol ngalor ngidul sambil sekali sekali bercanda, ketawa, serius dan kadang kadang nyeleneh.

Tatapan mata sabiel ga pernah lepas dari elas yang cantik dan elas pun sekali sekali ngelirik ke sabiel sambil melempar senyum manisnya

Perbedaan usia mereka memang jauh

Sabiel kelas tiga sma sementara elas masih duduk di kelas dua smp

Aku pulang dulu.... elas ijin sama temennya yang merupakan pemilik rumah tempat kami ngobrol...

Yah kan masih sore las.....dia menjawab

Aku mau ngerjain pr dulu kata elas

Oh iya aku juga belum ngerjain kata pemilik rumah

Ka sabiel mau ga ngantar elas?.... pemilik rumah bertanya sambil memandang ke arah sabiel..

Mau...... sabiel.menjawab sambil menatap le arah elas

Elas tersenyum ...... kalau ka sabiel lagi ada keperluan lain mah aku pulang sendiri aja...

Ga ada ..... sabiel menjawab sambil berdiri  ayo.....

Elas berdiri....yu

Elas sama sabiel pun beranjak keluar rumah...

Jarak dari rumah tempat mereka ngobrol ke rumah elas  sekitar satu kilo dimana sekitar 400 meter sebelum rumah elas kanan kiri jalannya ada kebon yang di rumbuhi berbagai macam pohon buah buahan milik bapaknya elas, belum ada listrik kala itu jadi gelap banget kalau malam hari.

Ketika sabiel dan elas jalan di tempat itu satu satunya penerang jalan yanh mereka lakukan adalah senter yang waktu itu emang sengaja elas bawa...

Elas jalan di depan dan sabiel mengikuti dari belakang , mereka ga bisa jalan berdampingan karna jalan yang merka lalui hanya jalan setapak...

Obrolan emang sudah mereka buka dari semenjak mereka keluar rumah tempat elas main tadi, sekitar 100 metet masuk area gelap entah kenapa tangan kanan sabiel memegang tangan kiri elas....

Elas terhenti langkahnya.... senter yang elas pegang dwngan kanan kanannya dia matikan... gelap gulitapun terkadi di sekitar mereka karna ga ada satupun penerangan...

Las.... sabiel berucap

Iya.... kata elas sambil tetep pada posisi semula berdiri di depan dan membelakangi sabiel .....

Sabiel merapatkan tubuhnya ke badan elas yang lagi berdiri di depannya..

Elas tetap berdiri diam....

Tangan kiri sabiel memegang pinggang elas dan menariknya supaya tubih elas berputar dan berbalik ke arahnya...

Elas pun berbalik sehingga meraka berhadapan dengan jarak yang hampir rapat...

Tangan kanan sabiel membelay rambut elas yang panjang dan wangi....

Elas terdiam....

Las... sabiel berucap

Iya.... elas menjawab denhan nada lirih

Kamu cantik..... kata sabiel

Elas terdiam....

Tangan kanan sabiel turun ke wajah elas..... di pegang dagu elas.... dengan cepat sabiel mencium bibir elas...

Elas pun membalas ciuam sabiel dengan pelukan kedua tangan elas ke pundak sabiel.... sementara kedua tangan sabiel memeluk erat pinggang elas...

Mereka terus berpelukan dan berciuman... tangan kanan sabiel mulai mengusap usap punggung elas....turun ke pinggang..... secara perlahan tapi pasti turun.... turuuuunnnn....turuuuuuuun dan berhenti tepan di pantat elas.... meremasnya sambil menariknya kedepan sehingga tubuh elas benar benar rapat dengan tubuh sabiel...

Tangan kiri sabiel pun gabmau.kalah...

Bergerak pasti ke arah depan fan terhenti di buah dada elas yang masih kecil dan kenyal tapi sedikit keras....

Di remasnya demgan lembut tapi membuat elas bergelinjang gelinjang menahan nikmat....

Sabieeeellllll.... sabieeeeelll sabiiiiiiel...hanya itu suara yang keluar dari bibir elas...

Tangan kanan sabiel mulai bergerak ke  samping pinggang elas dan turun ke bawah... dan terhentu di ujung baju daster elas yang paling bawah... dan memasikannya ke dalam daster itu terus naik hibgga tangan sabiel benar benar meremas remas pantat elas dari dalam dasternya.......

Elas semakin bergelinjang gelinjang sambil melepas pelukan tangan di leher sabile.... tangan kanan elaspun tirun ke bawah dan mengusap ngusap paha sabiel....

Tangan kiri sabiel memegang tangan kanan elas dan mengarahkan agar tangan kanan elas mengusap ngusap senjata kebanggan sabiel.....

Dan.........bersambung.......











Komentar